Tuesday, January 14, 2014

Manusia dan Pandangan Hidup


A.     Pandangan Hidup dan Ideologi
Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Setiap orang mempunyai pandangan hidup yang berbeda tergantung dari pengalaman hidup dan lingkungannya. Sedangkan ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Ideologi merupakan pedoman normatif yang digunakan sebagai dasar cita-cita, nilai dasar dan keyakinan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat. Ideologi mempengaruhi pandangan hidup seseorang.

B.      Cita-cita
Cita-cita adalah suatu pandangan hidup untuk masa depan. Cita-cita merupakan suatu keinginan, harapan, atau tujuan seseorang yang selalu ada dalam pikirannya dan dapat semakin tinggi seiring bertambahnya usia. Seseorang yang ingin mencapai cita-cita harus berusaha untuk mewujudkannya. Cita-cita yang tidak mungkin atau belum terpenuhi disebut angan-angan.

C.      Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan merupakan perbuatan moral yang sesuai dengan norma agama dan etika. Manusia berbuat baik karena menurut kodratnya manusia itu baik. Manusia juga berbuat baik atas dorongan suara hatinya. Suara hati merupakan hakim untuk diri sendiri yang mendesak seseorang untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan. Kebajikan adalah perbuatan yang sesuai dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya, karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku yang berbeda-beda.

D.     Usaha dan Perjuangan
Usaha dan perjuangan merupakan kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelangsungan hidupnya. Hasil dari kerja keras tergantung dari kemampuan seseorang. Kemampuan seseorang terbatas pada fisik dan keahliannya. Oleh sebab itu, tingkat kemakmuran antara manusia satu dengan yang lain berbeda-beda karena kemampuan setiap orang pun berbeda.

E.      Keyakinan dan Kepercayaan
Ada 3 aliran yang merupakan keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup, yaitu :
1.     Aliran Naturalisme : Berintikan spekulasi yang menyatakan mungkin ada Tuhan, mungkin tidak ada Tuhan. Apabila aliran naturalisme ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari Tuhan.

2.    Aliran intelektualisme : Dasar aliran ini merupakan akal/logika. Mana yang benar menurut akal, itulah yang baik. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal.

3.    Aliran Gabungan : Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka akan timbul dua kemungkinan pandangan hidup yaitu sosialisme dan religius.

Kesimpulan
Manusia pasti memiliki pandangan hidup, dan setiap orang mempunyai pandangan hidup yang berbeda. Pengalaman dan lingkungan atau kebudayaan akan mempengaruhi pandangan hidup. Cita-cita, kebajikan, usaha perjuangan, serta keyakinan dan kepercayaan merupakan bagian dari pandangan hidup. Manusia membutuhkan pandangan hidup agar dapat mencapai kehidupan yang lebih baik.


Mind Map

Thursday, January 9, 2014

Manusia & Keadilan


1.  Pengertian Keadilan
Keadilan berasal dari kata adil, yang berarti menempatkan sesuatu sesuai pada tempatnya, tidak berat sebelah, dan tidak memihak siapapun. Secara umum, keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban.

2.  Macam-macam Keadilan
A
·         Keadilan Moral atau Keadilan Legal, setiap orang berhak melakukan pekerjaan yang cocok dengan dirinya.
·         Keadilan distributif, berarti hal-hal yang sama diperlakukan secara sama, dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama.
·         Keadilan komutatif, bertujuan memelihara masyarakat dan kesejahteraan umum.

3.  Kejujuran
Kejujuran merupakan sifat yang sangat baik dan bernilai tinggi. Orang yang dapat bicara jujur dan menjaga kejujurannya, akan menambah nilai harga dirinya dan mendapat kepercayaan dari orang lain. Ada beberapa hal yang dapat merusak kejujuran yaitu, bohong, mencuri, manipulasi, dan ingkar janji.

4. Kecurangan
Kecurangan merupakan suatu tindakan yang tidak baik dan identik dengan ketidakjujuran. Kecurangan dapat merugikan orang lain. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya.

5. Perhitungan (Hisab) dan Pembalasan
Manusia akan dihitung semua amal baik dan buruknya. Jika amal baiknya lebih banyak, maka ia akan masuk surga, tetapi jika amal buruknya lebih banyak, ia akan masuk neraka. Akan ada pembalasan dari setiap amal manusia. Pembalasan adalah suatu reaksi dari perbuatan orang lain.

6. Pemulihan Nama Baik
Setiap orang berhak untuk melakukan pemulihan nama baik. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pemulihan nama baik, tetapi untuk melakukannya terlebih dahulu harus mengetahui hal apakah yang merusak nama baik tersebut.

Kesimpulan
Dalam kehidupan, manusia membutuhkan keadilan agar dapat hidup tentram dan sejahtera. Keadilan berarti menempatkan sesuatu pada tempatnya. Jika ia berbuat baik, maka harus mendapatkan hal yang baik pula, dan sebaliknya. Dengan adanya keadilan, tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Keadilan membutuhkan sebuah kejujuran, dan kejujuran dapat dirusak oleh kecurangan. Semua amal baik dan buruk akan dihitung dan ada pembalasan akibat perbuatan tersebut. Orang yang berbuat baik, pastilah akan mendapat harga diri yang tinggi. Sedangkan orang yang berbuat buruk, dapat merugikan masyarakat dan dikucilkan. Tetapi, setiap orang berhak melakukan pemulihan nama baik atas kesalahannya.

Mind Map